Kaderisasi arsiparis

Selamat Jalan Bapak Suwondo, Semoga mendapat tempat terbaik di Sisi Allah SWT dan semoga jasa di bidang kearsipan yang pernah diukir menjadi pengingat kami untuk meneruskan perjuangan pembangunan kearsipan di KESDM.

Memori kenangan bersama pak suwondo adalah mendatangi kampus UGM untuk menawarkan mahasiswa kearsipan untuk bisa PKL di Pusat Arsip KESDM. Alhasil ada beberapa kelompok yang terdiri 3 s.d. 4 orang yang tinggal di wisma pondok Ranji untuk belajar kearsipan sebagai syarat kelulusan mereka.

Pak Suwondo yang saat itu menjabat sebagai kepala Sub Bagian Kearsipan pada Biro Umum KESDM, memiliki cita cita yang luhur agar Pusat Arsip dapat diisi oleh para lulusan kearsipan dari kampus. Mereka yang telah belajar kearsipan dapat berkarya meneruskan bidang kearsipan di KESDM.

Perhatian beliau sangat sederhana untuk memajukan kearsipan dengan diawali mengkader para arsiparis sejak dari mereka belum lulus (atau status magang).

Pada suatu hari, beliau menelpon penulis untuk menengok para mahasiswa kearsipan yang sedang magang atau PKL di PUSAT ARSIP KESDM pondok Ranji. Dengan kesederhanaan beliau, mengajak naik bus kearah ciputat dan membawa satu pack permen. Setelah dua jam naik bus non AC waktu itu, dan oper angkot setengah jam, dapat memberikan wejangan kepada anak anak PKL.

Arsiparis atas nama Dunong, Tony, dan Lia adalah tiga dari Mahasiswa kearsipan UGM yang berhasil dikader secara tidak langsung oleh Bapak Suwondo. Sedangkan mahasiswa kearsipan lain yang saat itu berjumlah dua belas orang, semua dapat meniti karir sebagai arsiparis meski di kementerian lain misalnya dian di kementerian Kehutanan, agung di KPU, dan yang lain penulis lupa.

Delapan tahun yang lalu tepatnya tahun 2011, jejak pak Suwondo yang mengkader para arsiparis di Pusat Arsip KESDM. Kemudian diikuti beberapa mahasiswa pada tahun berikutnya dan mengenalkan Pusat Arsip KESDM di bursa pencari kerja.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar