Pernikahan, Panampineng Gesang

Pisang, penampineng gesang. Istilah jawa yang aku artikan sebagai  “penerimaan kehidupan“. Benar atau tidak dalam mengartikan, bagiku ada pendalaman makna kehidupan. Tersirat makna warna kuning dikala siap dikonsumsi manusia. Susunan buah yang begitu rapi, masa berbuah yang hanya satu kali, pohon 🌴 pisang menyiratkan tujuan hidup. 

Berawal dari puncak hajatan Abas Susilo, M.Pd, pernikahan adik ipar. Pembawa acara yang menyusun kata kata demi mengantar perhelatan suci, pernikahan. 

Belasan hantaran yang dibawa oleh rombongan mempelai pria, diambilnya parcel buah pisang 🍌 sebagai simbolisme. Simbol dari momentum sakral, demi meraih kemuliaan.

Akhirnya, tulisan ini menjadi cara mencari makna kehidupan. Makna yang kujadikan pemantik kekuatan diri dalam kembali merefrseh semangat kebersamaan. Bersama menjalani terjal dan peliknya lika liku kehidupan di dunia yang fana. Suatu penerimaan kehidupan demi mencapai tataran hidup yang hakiki saat hilangnya kehidupan dunia. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Satu pendapat untuk “Pernikahan, Panampineng Gesang

Tinggalkan komentar