
Apa memori SMA mu? “ucil ilang, ucil ilang” Perayaan akhir kelas tiga Bahasa, camping di Pantai Glagah Indah meninggalkan memori permanen. Terlebih rasa bersalahku, atau temen2ku. Konyolnya diriku.
Kenapa sih bisa terjadi? Merasa tak memakai Helm, sebagai pembonceng aku pun turun. Salahku, aku tak sabar menunggu jemputan. Salahku, aku kabur meninggalkan rombongan tanpa memberi kabar. Rasa khawatir di saat senja menghampiri, panik pun merajai. Otak pun tak sehat, hingga tawaran kenrnet bus tak dapat kutolak.
Aku tak menyadari, kekonyolan itu membuat rasa bersalah menghinggapi malam kebebasan belajar anak IPB SMANSA. Kesalahanku, membuat kekhawatiran menggeser ueforia akhir masa sekolah SMA.
Maaf y man teman… Kejadian Dua puluh tahun lalu itu, tak bisa hilang dari memori kekonyolanku. Ini kisah kami, di tahun 2001 dari sudut kota Yogyakarta. Tepat di depan Perusahaan Tekstil yang terkenal pada masanya, GKBI Primisima. Orang biasa menyebut demarko, depan markas kodim. Nexas, negeri satu Sleman di kabupaten Sleman Yogyakarta. SMAN 1.