Bogor, 8 September 2021. Sambutan senja dengan sisa sisa hujan mengantarkanku mengenal soto kuning. Hidangan khas kota hujan ini telah menenangkan perut. “Surya Kencana” Ujar Haji Tatang kepada driver Hiace Rudy. Tak berapa lama, rombongan pun mendarat di warung sederhana yang mengadap jalan pas untuk terparkirnya mobil. “Daging dan kikil, campur, daging aja, nasi separo”Lanjutkan membaca “Soto Kuning Khas Bogor”
Arsip Penulis:Nurul Muhamad
Kelihaian Birokrat
Satu jam sambungan telepon pintar itu kuawali dengan kalimat permintaan maaf. “Maaf Pak, saya belom sempet lapor“. Anggukanku tertuju pada masalah dalam tata upacara berbirokrasi. Komunikasi massa yang perlu kutinjau lagi. Bisa jadi aku yang belum mengerti. “Saya tau, sutradara pada acara ini, tapi mbok ya diulang ulang dalam penyampaian laporan kepada atasan” ucap beliauLanjutkan membaca “Kelihaian Birokrat”
Sleman lagi…
Jabong Desa Trimulyo, Sucen Desa Triharjo, Ndemi Desa Sariharjo dalam putaran roda dan terparkirnya kendaraan. Kedua di 2021, pulang ke Sleman Yogyakarta. Potongan kertas bertotal 384 ribu untuk cikampek Utama (20K) Palimanan (107,5 K) , Kalikangkung (238,5K)dan Bawen (18K), fokus ngiras ngurus wawancara ke Purworejo. Kertas kecil bukti tebusan lintas Jalan Bebas hambatan Trans JawaLanjutkan membaca “Sleman lagi…”
Sepedaan Ngesempe
17,7 kilo meter setiap hari. Menginjak umur 12 tahun, kunaiki sepeda 🚲 menuju ke sekolah🏫. Enam kali dalam seminggu, belum jika ada ekstra kurikuler “pramuka“. Sepeda 🚴 BMX dan Federal, tersemat dalam memori sarana transportasi sebelum adanya angkutan perdesaan (angkudes). Sabtu, 4 September 2021 adalah waktuku untuk napak tilas. Sepedaan Ngesempe, gowes menyusuri kenangan SekolahLanjutkan membaca “Sepedaan Ngesempe”
Kuliner malam, Bakmi
Bakmi Sleman ya….Mbah Dumuk. Jalan Magelang No.12 Sleman 55511. Teringat sewaktu mengelandang Calon Direktur dan Calon Kasubdit di Migas kala itu. https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2020/12/19/warung-bakmi-jogja-mbah-ndumuk/ “Mbah Ndumuk yuk” Ajak Bapak menjelang jam 10 malam. Kebetulan, Jumat 3 September 2021 aku menginap di Sucen. Tak berapa lama mengiyakan ajakan bapak, aku pun memilih Bakmi Goreng. Jarak warung yang takLanjutkan membaca “Kuliner malam, Bakmi “
Rosa, Arsiparis Terbaik 2021
Sangat Layak, gelar Arsiparis Teladan Nasional Pertama 2021. Rosa Delima Nila Kusumawardhani Arsiparis Kabupaten Purworejo mengungkap begitu bermaknanya kearsipan. Buku kudu’ pun merinding, padahal kuping yang menerima penjelasan darinya. “Berubahnya Hari Jadi Kabupaten Purworejo mendasarkan penelusuran arsip Bagelen” aku Rosa Delima, dari kontribusinya sebagai arsiparis kepada instansinya. Baginya, kearsipan bukan sekedar metodologi menata dan menyimpanLanjutkan membaca “Rosa, Arsiparis Terbaik 2021”
Sepedaan 1.452 KM
1000 Kilo meter, capaianku bersama Ternyata Link D8. Enggak tau sampai kapan kemesraan ku dengan sepeda ini. Yang terang, belum lunas kubayar untuk harga yang disodorkan temen kantor. Lima puluh kali turun gowes, baik menajukkan diri sepedaan (hiburan) dan ngepit (ngantor) telah menembus total 1.421 Kilometer. 13 kali ngepit untuk sarana transportasi ke kantor sejakLanjutkan membaca “Sepedaan 1.452 KM”
Klinik Virtual Migas ke8
Masukan atau input yang di proses menjadi keluaran atau output perlu dipahami oleh pengelola rekaman kegiatan. Siapakah pengelola rekaman kegiatan itu? Adalah pegawai yang menangani urusan dukungan administrasi pada suatu unit kerja. Ya…umumnya, staf admin pada direktorat yang berada ruang kerja koordinator (dulu disebut dengan Sub Direktorat). Selain itu juga pada Staf sekretariat pimpinan tinggi.Lanjutkan membaca “Klinik Virtual Migas ke8”
Arsip, terupdate
Selain autentik, dan terjamin tingkat keterpercayaan, arsip pun perlu pembaharuan. Sebagai sumber pembuktian administrasi, Arsip memerlukan pembaharuan. Setidaknya sesuai dengan kondisi terbaru saat ini. Misalnya, arsip sertifikat diklat dari aktivitas pembinaan kepegawaian. Pembaharuan bisa bermakna lebih tinggi dari jenjang diklat sebelumnya. Kriteria isi arsip dalam kegiatan diklat seperti jumlah jam pelajaran, awal dan akhir waktuLanjutkan membaca “Arsip, terupdate”
Sepedaan Situ Jatijajar
Mendung tanpo udan, mengantar sepedaan ke arah Situ Jatijajar. “Lewat Poncol ya.. ” Celetuk pak Baderi setelah meng iyakan usulanku menjajal Situ dan Hutan Jatijajar. Meski hanya berdua, tak menyurutkan semangat sepedaan yang lebih dari empat puluhan kali. Minggu 29 Agustus 202, setengah delapan pagi memposisikan di spot tujuan dengan satu jam tanpa pit stop.Lanjutkan membaca “Sepedaan Situ Jatijajar”