Bapak/Ibu pada Surat

Menjadi pertanyaan dan di buru adalah isi Surat Edaran MenPAN&RB. Penting kali ya…bagi pekerja di kantor menteri kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI, Kepala Kepolisian Negara RI, Jaksa Agung RI, Kepala BIN RI, Kepala LPNK, Pimpinan Sekretariat Lembaga Negara, Pimpinan Sekretariat LNS, Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik, Gubernur, Walikota/Bupati. Jika isi SE penting, namun bagikuLanjutkan membaca “Bapak/Ibu pada Surat”

Ngepit 10, emosi diri

Semangat pagi πŸŒ„πŸ™‹ini, aku mencatatkan jarak tempuh 20,4 KM, berdurasi satu jam, kecepatan rata rata 20 KM/jam, maksimal elevasi 82 Meter dan kecepatan tertinggi 38Km/jam versi Strava. Sejak 6.35 WIB di hari Selasa 24 Agustus, kali kesepuluh ngepit ke kantor. Bersamaan ketetapan otoritas negeri ini dalam mengendalikan dan mencegah penyebaran virus Covid 19 dengan metodeLanjutkan membaca “Ngepit 10, emosi diri”

Dimensi RCM

“Jangankan staf admin, Terkadang kita yang ditugaskan mengkonsep surat saja, belum tentu diberikan arsipnya” Kata bu Ike dalam zoom meet pembinaan pengelola Arsip hari Senin, 23 Agustus 2021. Respon sub koordinator ketatausahaan tersebut menanggapi  pendapat sebelumnya yang disampaikan oleh bu suwarti “kami selaku staf admin belum di percaya menyimpan Arsip aktif oleh staf teknis. MerekaLanjutkan membaca “Dimensi RCM”

Klasifikasi dalam pengarsipan

Saudara Tunjung selaku Inspektur Migas mengunggah surat keluar pada aplikasi NADINE tidak hanya memilih kode klasifikasi MG (Minyak dan Gas Bumi), namun dapat mempergunakan kode KP (Kepegawaian) karena isi surat terkait kepegawaian.  Saudari Anisa selaku petugas registrasi surat masuk menerima surat dari Jogmec yang ditujukan ke Direktorat Hulu Migas. Anisa memilih kode klasifikasi bukan MGLanjutkan membaca “Klasifikasi dalam pengarsipan”

Arsip, jati diri institusi

Riuh suasana penggerak perekonomian urusan kepemerintahan Sumber Daya Alam, terbersit asa merengkuh kembalin jati diri institusi “Konteks Arsip terkait erat dengan peran serta stakeholder Migas“ Ujar Bapak Alimuddin Baso selaku Sekretaris Ditjen Migas. Air mata keharuan menggenangi pelupuk mataku. Kering kerontang semangat penjagaan rekaman kegiatan, seolah basah dengan 10 menit. Secara bergantian, dua orang pimpinan tinggiLanjutkan membaca “Arsip, jati diri institusi”

KP Mahasiswa U

“Kenapa sih pak, masih buanyak banget Arsip kertas? ” Tanya Ayu kepadaku. Pertanyaan di hari terakhir saat bimbingan KP untuk mahasiswa semester akhir.Β  Pertanyaan itu menarik bagiku. Lepas tugas yang aku berikan kepadanya untuk meresume Peraturan ANRI No.6 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Arsip Elektronik.Β  Aku pun mulai menjawab, “berkah masa pandemi Covid, di waktu mendatangLanjutkan membaca “KP Mahasiswa U”

Sepedaan “ngepit”ke-8

Berani? bersepeda menerobos padat lalu lintas kendaraan bermotor 🚘 seputaran jakarta Selatan di hari kerja. Rabu, 18 Agustus 202 adalah serial ke delapan. Sejak awal Juni 2021, kuberanikan menjajal sepeda sebagai alat transportasi menuju tempat kerja.  Kebetulan, kantor hanya mewajibkan sekali dalam seminggu selama masa PPKM Darurat. Itu pun jika diselingi ikut diklat. Di akhirLanjutkan membaca “Sepedaan “ngepit”ke-8″

Sepedaan Ngantor ke-7

Menapaki satu suro 2021 dan guyuran hujan semalam mengantar sepedaan ngantor ketujuh. Meski jam sembilan, cuaca cerah menyambut 1 Muharam. Sisi lain di masa PPKM, menguji daya kayuh pada kaki dan keengganan diri menyusuri jalanan ibukota.  Sejarah pun terjadi, biasanya di Tahun Baru Hijriyah, hari kerja menjadi tanggal merah. Namun tidak di masa Pandemi ini.Lanjutkan membaca “Sepedaan Ngantor ke-7”

Rekap Tern Link D8

669,7 Kilometer. Mengendara Tern Link D8. Sebelumnya aku telah meninggalkan jejak 425 KM dengan Polygon Sierra. Tulisan ini akan menjadi pengingatku, untuk melunasi hutang bayar sepeda untuk yang ke enam.  Maret 2021, perdana ( 21/3) dengan spot Situ Gintung berjarak 35,5 KM. Sepekan kemudian ke Bumi Perkemahan Cibubur pada 28/3 berjarak 40,3 KM. April 2021,Lanjutkan membaca “Rekap Tern Link D8”

Manggung

“Manggung” Istilah Jawa yang bisa diartikan tampil di panggung. Kemudian bergeser arti tampil di Khalayak ramai. Dan ini ceritaku, manggung… Memori zaman kecil, tampil di suatu acara. Baca ayat ayat suci di pengajian. Masa muda pun tampil sebagai wakil pihak muda. Tak lupa, Tim nasyid atawa grup vokal ala acapela. Pun lanjut setelah berkeluarga, memerankanLanjutkan membaca “Manggung”