
Minimal dibutuhkan tiga bulan. Bisa jadi di akhir Januari 2021, aku akan melihat hasil pengomposan. Setelah berhasil mendatangkan mesin pencacah daun, kemudian terdampar pada online store. Natalovera store menjual Compact Bag Easy Grow sebagai tempat untuk mengompos.
Lepas 225 ribu sebagai tebusan sampai di Mushola Al Ukhuwah VTB, aku pun memasukkan hasil cacahan daun. Meski tidak sesuai dengan tata cara mengompos pada kertas yang disertakan bersama compact Bag, namun berharap berhasil mengompos.
Rencana awal akan membuat pupuk organik cair, namun lebih satu tong cacahan daun telah mendesak rasa penasaran mengompos dedaunan. Dua Bag berhasil dimasukkan dengan semprotan larutan kimia M4. Sampai tulisan ini dibuat, terlupa alas yang dapat menyerap air.
Campuran pupuk kandang yang sudah jadi dan tanah sebagai bahan dasar pun dilewati. Bahan dasar tersebut pun perlu didiamkan 3 hari sampai terasa hangat.
Tak lupa organik coklat seperti daun kering menjadi perlu untuk dicampur ke bahan dasar. Selain itu, air cucian beras yang disudah diinapkan dua hari, berkedudukan sebagai bioaktivator.
Bahan dasar, organik coklat, bioaktivator plus pengadukan tiga kali sehari, menjadi empat hal yang mungkin sangat susah untuk dijalani. Terlebih rasa penasaran mengompos ini telah bercampur dengan ketidaksabaran menuai pupuk kompos.
.