Korespondensi Jadul VS Digital

Transformasi digital &  pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) mengubur korespondensi manual. Dulu banget, untuk menerbitkan satu naskah korespondensi memerlukan proses dan butuh beberapa orang pegawai. Setidaknya pada instansi pemerintah dimana terdapat juru ketik. Seorang pegawai yang mengoperasikan peralatan mesin ketik untuk penerbitan naskah korespondensi. Pengkonsep naskah korespondensi yang merupakan pegawai pada level keahlian menuangkan gagasan melaluiLanjutkan membaca “Korespondensi Jadul VS Digital”

Korespondensi Elektronik

Pada tahun 2020, 3.587 tampilan untuk beberapa tulisanku terkait tata naskah dinas, memantik perlunya lebih sederhana, lebih umum, lebih familiar dan terstandarisasi lintas instansi. Tata naskah dinas yang mudah dimengerti dalam proses komunikasi kedinasan. Terlebih memasuki babak baru yakni sistem pemerintahan berbasis elektronik /SPBE. Sejak dahulu, kegiatan kepemerintahan memang identik dengan produk administrasi negara yangLanjutkan membaca “Korespondensi Elektronik”